Kamis, 13 Januari 2011

Dalam diam ku bersuara...


Andai kau mengerti...

Dalam diam ia tumbuh..


Andai kau mendengar..

Dalam diam ia lantunkan syair indah..


Andai kau dapat rasakan..

Dalam diam ia bernafas..

Hidup dalam diam..menanti hari itu tiba..

Hari di mana menjadi masa sya'air dikumandangkan di seluruh pelosok..

hingga seluruh telinga mendengar dan melihat keindahannya...

sampai-samapai bibir-bibir melahirkan doa tulus... mengindahkan hari dengan sempurna..

Sabtu, 08 Januari 2011

kasih sayang antara aku dan sii Lebah Ratih..


di sepertiga malam ku terjaga..kala deringan handphone memecahkan sunyi malam.. sebuah pesan dari adikku sii Lebah ratih:
"ketika sujud ku tersungkur di peraduan sutroh.. ku bayangkan wajah teh.. wajah yg sejuk alhamdulillah itu, sedang diberi kenikmatan tak sehat kini..maka ku mohon pada Illah Yang Maha Sehat,lengkapilah nikmat teh ku ini dengan kesembuhan dan kesehatan untuknya..agar kami lihat lagi senyumnya di medan jihad-Mu,di kota tegar beriman ini,di kampus tercinta kami tempat dimana kami di pertemukan..amin.."
bgitu untaian doa tulus iia panjatkan untuk kesembuhanku.. tangisku meledak.. air mata membanjiri pipi.. Allah. ku rasakan nyata besarnya cinta-Mu..
pesan singkat penuh makna itu menyadarkan aku akan bodoh dan hinanya diri ini... beberapa jam sebelum pesan cinta itu hadir terbesit dalam benakku rasa putus asa..
batinku dihujani keluhan kala sakit luar biasa ku rasakan pada malam itu..
"
kini aku sudah amat lelah dengan ini semua..
aku tak sanggup lagi. . .
Sekaragn aku menangis. . .Allah. . .maafkan hamba..
Orang-orang terus berkata:
sabar ya dep. .
Cepet sembuh ya dep. .
Semoga menjadi penggugur dosa. .
Semangat,dep. .

Dalam diam ku berkata:
sungguh tak kuasa lagi ku menahan rasa sakit ini,hingga air mata tak sanggup lagi ku bendung. . Dapatkah kalian merasakan yang ku rasa? Sungguh tak pernah ku ingin atau pinta penyakit ini..
Aku manusia biasa. . .
Biarkan aku menangis. . . Agar sesak tak lagi terasa. . . Biarkan aku menangs. . . Agar aku merasa lebih baik. . ."
Kalimat-kalimat itu lahir begitu saja..hanya karena tak kuat menahan sakit yg menyerang.. sungguh merugi diri ini..
namun..cinta-Nya memanglah nyata..
tak Dia biarkan aku terus terjatuh pada lubang hitam..
ku tersimpuh..mendalam aku bermuhasabah diri dalam hening malam..

ku balas pesan dari sii Lebah Ratih dengan iringan air mata haru:
"karena kamu adalah kebanggaan.. aku beruntung punya kamu,dan demi Ia Yg Menggenggam Seluruh Dzat, Aku Cinta, Aku sayang kakmu. Terimakasih adikku, terimakasih atas semuanya.. kamu adalah anugerah yg Allah beri untukku.. bukti nyata cinta Allah kepadaku,pertemuan kita bukanlah sebuah kebetulan,namun sudah Dia takdirkan untuk kita.. semoga ukhuwah ini terus terajut dan menguat.. tak hanya di dunia, semoga sampai di syurga-Nya kelak.. jangan pernah berhenti berbuat,sekecil apapun itu. prinsip harus tetap dipegang,segetir apapun keadaannya,jangan pernah menyerah! tetap menebar kebahagiaan..^_^ always love you cause Allah"

Allah...terima kasih atas semua yang Kau beri...

kini ku berkata pada diriku..

tersenyumlah walau perih kau rasa..
walau sakit terus menghujani..
karena senyummu akan melahirkan ikhlas di hati..
jika ikhlas sudah hadir.. maka untaian keluhan akan enggan untuk hadir..
hanya Ridho Illahi yg akan hadir..
keep smile Deviana kiat..
keep hamasah Akhwat militan..
Innallahamaana..
^__^

Jumat, 07 Januari 2011

Cinta


Cinta adalah anugrah...
Diturunkan pada hati setiap insan..
Kala hati memilih..
biarlah pilhan terbaik yang digapai..
Hingga cinta tak hanya sekedar kata penuh buaiaan..
Namun menjadi alunan ayat penuh rahmat..
Hingga cinta tak hanya membuahkan kebahagiaan semu dan luka..
Namun membuahkan kebahagiaan hakikih dan syurga..

Kamis, 06 Januari 2011

hatiku hancur..


baru saja dia mekarkan bunga di taman hatiku..
baru saja dia nyalakan lilin-lilin dalam ruang gelapku..
namun..sekejap mata dia layukan bunga-bunga nan indah..
dengan skejap mata iia padamkan pijaran cahaya nan gemerlap..
iya..hanya sekejap mata..
sempurna dia hancurkan hatiku..